Jujur aja, saat pertama tau soal STIS, hal pertama yang muncul itu adalah “wah, ini perguruan tinggi idaman banget buat pelajar yang suka matematika dan statistik”. Tapi setelah baca-baca cerita kakak kelas yang sudah ikut tesnya, ternyata kompetisinya super sengit. Banyak banget orang bersaing memperebutkan posisi yang sangat minim.
Aku masih ingat jelas, tahun lalu saya coba daftar STIS, tapi hasilnya? Hasilnya zonk. Waktu itu saya cuma belajar mandiri, modalnya cuma materi SMA dan beberapa notebook lama. Nah, tahun ini saya mulai fokus. Saya mulai nyari pengajar pribadi, ikut kursus, sampai rajin tes latihan.
Apa Rasanya Belajar STIS Setiap Hari?
Kalau orang tanya, “gimana sih rasanya?” Responnya mixed. Kadang penuh energi, kadang drop parah.
Di pagi hari aku memulai dengan kerjain soal matematika dasar. Bukan sekadar ngitung-ngitung, tapi logika matematisnya yang bikin kepala cenat-cenut. Penelitian menyebutkan dari University of Chicago (Beilock & Maloney, 2015), rasa takut sama matematika bisa mengurangi performa ujian lumayan jauh, tapi praktik berulang bisa mengendalikan kecemasan. Jadi walaupun bikin stres, saya tetap tetap berlatih.
Siangnya, saya saya isi dengan belajar bareng tutor dari NgajarPrivat.com. Efeknya kelihatan banget dibanding otodidak. Tutor bisa jelasin konsep rumit jadi gampang, kayak membuka teka-teki satu per satu.
Butuhkah Bimbel atau Guru Privat untuk Persiapan STIS?
Ada rekan yang nanya, “ngapain sih buang duit buat bimbel, kan bisa belajar sendiri?”
Memang betul, belajar sendiri bisa. Tapi sebenarnya, level soal STIS jauh lebih sulit. Kalau otodidak, sering stuck, terus buang waktu berjam-jam.
Bloom (1984) udah nunjukin di penelitiannya kalau siswa yang didampingi tutor kemampuannya jauh meningkat daripada belajar rame-rame. Dan saya merasakan itu nyata.
Selain itu, tiap akhir pekan, saya ikut kelas tambahan dari LapakGuruPrivat.com. Fokusnya beda, lebih ke teknik menghadapi soal menjebak. Itu yang membuat lebih pede waktu ngeksekusi soal.
Seperti Apa Cara Nguji Persiapan Kita?
Satu hal yang ngurangin rasa panik sekarang adalah sering ikutan simulasi ujian STIS di BelajarCPNS.com. Tampilannya menyerupai sama CAT asli, jadi bisa ngukur bagian mana yang masih lemah.
Awal-awal ikut, nilai saya hancur. Tapi lama-lama naik. Dan itu membangkitkan motivasi. Berdasarkan riset Stanford University (Means et al., 2013), tryout bisa memperbaiki hasil ujian karena melatih otak menghadapi deadline. Jadi makin sering ikut, makin nggak gampang panik.
Kalau Jenuh Belajar, Gimana?
Kerap kali, apalagi kalau udah seharian ngadepin angka dan rumus. Solusinya? Saya masuk grup belajar di KoncoSinau.id.
Di sana, banyak kawan sesama pejuang yang sama-sama ngejar STIS. Kadang ngerjain soal rame-rame, kadang cuma ngobrol ngalor-ngidul. Anehnya, setelah itu malah termotivasi lagi.
Penelitian kampus Gadjah Mada (Wibowo, 2020) nunjukin kalau sharing belajar bisa ningkatin motivasi belajar sampai 40%. Jadi memang punya kawan sesama pejuang itu penting sekali.
Butuhkah Olahraga untuk Persiapan STIS?
Banyak yang percaya STIS cuma tes akademik. Padahal ada juga medical check-up dan tes kepribadian. Saya pribadi sekarang menjaga waktu istirahat dan latihan ringan. Bukan buat kelihatan keren, tapi biar nggak cepat sakit.
Menurut penelitian Universitas Negeri Jakarta (Putri, 2019), https://koncosinau.id/product/guru-privat-stis-online/ latihan fisik rutin bisa menambah daya pikir karena sirkulasi darah ke otak lebih lancar. Jadi olahraga itu bagian dari belajar juga, bukan cuma tambahan.
Faktor Utama Deg-degan Sebelum Ujian?
Yang paling bikin deg-degan itu bukan soalnya, tapi kekhawatiran gagal. Saya udah pernah ngerasain gagal tahun lalu, dan rasanya nggak enak banget. Tapi sekarang yang bikin berbeda, saya jauh lebih siap. Ada tutor, ada komunitas, ada ratusan jam tryout.
Kalau tahun lalu modal nekat, tahun ini saya punya taktik. Itu bedanya.
Apakah Benar Persiapan STIS Itu Berat?
Betul, persiapannya berat. Tapi bukan berarti tak mungkin. Dengan langkah teratur, semua terasa lebih ringan.
NgajarPrivat.com ngasih pemahaman materi susah biar jadi mudah.
LapakGuruPrivat.com memberikan pelatihan ekstra dan tips penting.
BelajarCPNS.com jadi arena latihan tryout CAT yang real.
KoncoSinau.id jadi rumah kedua buat jaga motivasi bareng temen seperjuangan.
Kalau semua digabung, persiapan lebih sistematis. Memang melelahkan, tapi kalau akhirnya berhasil diterima STIS, semua perjuangan bakal terbayar lunas.
Recent Comments